Itil Practitioner
agen sbobet

Anal Seks Dengan Mbak Endang

Saturday, October 15th, 2016 - Cerita Sex
Itil Reviews

Anal Seks Dengan Mbak Endang – Ini baru terjadi bbrp hari yg lalu,saat suami Mbak Endang kembali berdinas keluar kota selama 4 hari. Cuman sayangnya,aku baru bisa exe dengan Mbak Endang hanya sehari,krn hari2 lain meski tak ada suami,namun ada Ibu mertua Mbak Endang dirmhnya. Alhasil,kami hanya sempat “bergumul” dr pagi sampe sore saja,itupun berlokasi dihotel. ( Mending drpd nggak sama skali ) Tak sengaja,hari itu aku bertemu Mbak Endang diwarung dekat rumah. Akhirnya kami ngobrol sejenak,dan Mbak Endang mengatakan klo suaminya sedang keluar kota,tp dirmhnya ada Ibu mertuanya.

Aku paham akan mksd dr Mbak Endang ini. Pastilah dia ingin merasakan kenikmatan lagi drku. Akhirnya kami menyusun rencana,yaitu esok hari Mbak Endang berpamitan kepada Ibu mertuanya untuk pergi mengurus orderan kateringnya,dan sekalian ke rumah pelanggannya untuk mengajarkan memasak. Keesokan harinya,setelah menunggu kabar dr Mbak Endang,akhirnya jawaban melegakan datang. Mbak Endang mendapat ijin keluar sehari untuk mengurus kerjaannya. “Mas,kermh skrg ya.. Udah dapet ijin dr Mama mertua. Tp aku alasannya,Mas yang nganterin. Jadi biar dia ngga curiga.”,terang Mbak Endang saat dia menelponku. “Oh…sekarang ya…? Oke,aku kesana. Naik apa ?”,tanyaku. “Naik mobilku aja,Mas.”,jawabnya.

Telepon kututup,aku segera bersiap2 dan berjalan menuju rumah Mbak Endang yang tak jauh dr rumahku. Dsna sudah menunggu iruang tamu,Mbak Endang dan Ibu mertuanya. Karena sudah kenal pula dgn ibu mertua Mbak Endang,maka tak susah aku mennjawab semua pertanyaan yg dilontarkan. Dan beruntungnya,ibu mertuanya percaya dgn smua yg kukatakan. Setelah mendapat ijin,kami segera meluncur. ditengah jalan kami berdiskusi mau kmn dan di hotel mana. Karena,Mbak Endang masih takut apabila masuk ke hotel2 disekitaran kota ini. Akhirnya sepakatlah kami menuju sebuah hotel yg jaraknya sekitar 20km dr kota kami,kearah dataran tinggi. ( Bagi yang pnh ke Bany*wangi,pasti tahu Alas Kumitir,dan di daerah bernama Kalib*ru ada sebuah cottage dsna.)

Kami segera meluncur ketmpt tsb,dan segera CI pada pukul 7 pagi. Kami hanya memesan untuk sewa 12 jam. Karena rencana kami pulang sekitar pukul 5-6 sore. Setelah CI,kami bergegas masuk kekamar yg berfasilitas lengkap tsb. Segera kami pesan BF ( Breakfast ya,bkn Blue Film… ) via tlp,dan sarapan pagi dikamar. Setelah sarapan,kami ngobrol2 sejenak. Setelah ngobrol,Mbak Endang duduk di ranjang menonton acara musik di Tv,sedang aku masih berbaring disebelahnya. Kuamati tubuhnya yang saat itu memakai T-shirt dan Jeans ketat. Sambil bercanda,kutepuk sesekali pantatnya yang montok itu. Mngkn karena sudah horny atau apa,Mbak Endang ikutan berbaring disebelahku. Kami berbaring bersebelahan. Dia menatapku,dan aku menatapnya. Akhirnya,kami berciuman dengan lembut. Semakin lama,Mbak Endang melumat bibirku semakin liar.

TErkadang dihisap kecilnya lidahku. Sambil berciuman,kusingkap kaos yang dipakainya,dan kuremas payudara montoknya. Dia masih mengenakan Bra. Perlahan kulepas pengait bra nya dr blkng,dan terlepaslah… Gunung besar itu akhirnya bernafas dengan lega. Masih mengenakan kaos tanpa bra,kuremas2 payudara Mbak Endang. Lalu kubaringkan dia terlentang,dan kulepas kaosnya. Sungguh indah payudara itu….. Besar,putih,kenyal,dgn puting coklat muda. Langsung saja kuhisap puting yang menggoda itu. kumainkan dengan lidahku hingga Mbak Endang mendesah pelan. Bbrp menit aku netek,akhirnya kuhentikan proses minum susu gantung itu. Kubiarkan Mbak Endang melepas celana berikut CD nya. Sedang aku sendiri jg melepas semua pakaianku,dan kulempar sembarangan.

Kami berdua sudah telanjang bulat. Kembali aku menciumi payudara Mbak Endang,dan sesekali kuhisap putingnya. Jilatan lidahku semakin lama merambat kebawah. Kujilati daerah pangkal paha Mbak Endang yang bersih itu. Lalu,kuhentikan jilatanku tepat di bibir vaginanya. Hmmm….wangi sekali…. Memang bau vagina Mbak Endang ini harum,tidak spt kebnykn vagina lainnya. Mngkn karena perawatan yg dilakukan Mbak Endang yg sangat rutin itu. Bulu jembinya dicukur gundul,hingga tampak jelaslah indahnya vagina Mbak Endang. Kubuka bibir vaginanya dgn jariku,dan kumasukkan lidahku perlahan2 kedalamnya. Mbak Endang terdengar mendesah,kala lidahku memasuki lubangnya. Lalu,kumainkan klitoris Mbak Endang dengan lidah,kujilat2 kecil dan itu membuat Mbak Endang menggelinjang kegelian.

“Ugghh…..mazz…..ahh….”,desahnya tiap kali kusentuh klitorisnya dengan lidahku. Aku cukup lama menikmati vagina Mbak Endang,karena memang vaginanya itu istimewa buatku. Bbrp menit kemudian,kusudahi adegan jilmek tsb. Krn vagina Mbak Endang sudah basah kuyub. Mbak Endang msh dlm posisi terlentang. Segera setengah kududuki dadanya,dan kujepitkan penisku yang sudah tegang di tengah2 belahan payudara Mbak Endang yg montok. Mbak Endang segera menjepit penisku,dan aku bergerak maju mundur perlahan. Tak lama,kusodorkan penisku ke wajah Mbak Endang,tepatnya ke arah mulutnya. Mbak Endang langsung saja menghisap kepala penisku. LAlu,dikulumnya penisku hingga batang penisku hampir masuk ke dalam mulut Mbak Endang semua.

Setelah itu,kembali kujepitkan penisku itu,dan aku gerakkan maju-mundur. Setelah bbrp menit,Mbak Endang memintaku terlentang. Aku nurut saja. Dan kemudian,Mbak Endang kembali menghisap penisku dengan liar. Tidak cukup lama Mbak Endang menikmati penisku,dia langsung menindih tubuhku. Dipegangnya penisku dan diarahkan menuju bibir vaginanya. Digesek-gesekkan sebentar lalu dimasukkannya kepala penisku. Mbak Endang mendesah kala penisku mulai memasuki vaginanya secara perlahan. Ditekannya kebawah hingga penisku terbenam seluruhnya didalam vagina Mbak Endang yang hangat dan lembut itu. Setelah itu baru Mbak Endang bergoyang naik-turun layaknya menunggang kuda.

Semakin lama semakin cepat goyangan mbak Endang,kadang dia jg menggerakkan pinggulnya memutar. Ini baru terjadi bbrp hari yg lalu,saat suami Mbak Endang kembali berdinas keluar kota selama 4 hari. Cuman sayangnya,aku baru bisa exe dengan Mbak Endang hanya sehari,krn hari2 lain meski tak ada suami,namun ada Ibu mertua Mbak Endang dirmhnya. Alhasil,kami hanya sempat “bergumul” dr pagi sampe sore saja,itupun berlokasi dihotel. ( Mending drpd nggak sama skali ) Tak sengaja,hari itu aku bertemu Mbak Endang diwarung dekat rumah. Akhirnya kami ngobrol sejenak,dan Mbak Endang mengatakan klo suaminya sedang keluar kota,tp dirmhnya ada Ibu mertuanya. Aku paham akan mksd dr Mbak Endang ini. Pastilah dia ingin merasakan kenikmatan lagi drku.

Akhirnya kami menyusun rencana,yaitu esok hari Mbak Endang berpamitan kepada Ibu mertuanya untuk pergi mengurus orderan kateringnya,dan sekalian ke rumah pelanggannya untuk mengajarkan memasak. Keesokan harinya,setelah menunggu kabar dr Mbak Endang,akhirnya jawaban melegakan datang. Mbak Endang mendapat ijin keluar sehari untuk mengurus kerjaannya. “Mas,kermh skrg ya.. Udah dapet ijin dr Mama mertua. Tp aku alasannya,Mas yang nganterin. Jadi biar dia ngga curiga.”,terang Mbak Endang saat dia menelponku. “Oh…sekarang ya…? Oke,aku kesana. Naik apa ?”,tanyaku. “Naik mobilku aja,Mas.”,jawabnya. Telepon kututup,aku segera bersiap2 dan berjalan menuju rumah Mbak Endang yang tak jauh dr rumahku.

Dsna sudah menunggu iruang tamu,Mbak Endang dan Ibu mertuanya. Karena sudah kenal pula dgn ibu mertua Mbak Endang,maka tak susah aku mennjawab semua pertanyaan yg dilontarkan. Dan beruntungnya,ibu mertuanya percaya dgn smua yg kukatakan. Setelah mendapat ijin,kami segera meluncur. ditengah jalan kami berdiskusi mau kmn dan di hotel mana. Karena,Mbak Endang masih takut apabila masuk ke hotel2 disekitaran kota ini. Akhirnya sepakatlah kami menuju sebuah hotel yg jaraknya sekitar 20km dr kota kami,kearah dataran tinggi. ( Bagi yang pnh ke Bany*wangi,pasti tahu Alas Kumitir,dan di daerah bernama Kalib*ru ada sebuah cottage dsna. ) Kami segera meluncur ketmpt tsb,dan segera CI pada pukul 7 pagi. Kami hanya memesan untuk sewa 12 jam. Karena rencana kami pulang sekitar pukul 5-6 sore.

Setelah CI,kami bergegas masuk kekamar yg berfasilitas lengkap tsb. Segera kami pesan BF ( Breakfast ya,bkn Blue Film… ) via tlp,dan sarapan pagi dikamar. Setelah sarapan,kami ngobrol2 sejenak. Setelah ngobrol,Mbak Endang duduk di ranjang menonton acara musik di Tv,sedang aku masih berbaring disebelahnya. Kuamati tubuhnya yang saat itu memakai T-shirt dan Jeans ketat. Sambil bercanda,kutepuk sesekali pantatnya yang montok itu. Mngkn karena sudah horny atau apa,Mbak Endang ikutan berbaring disebelahku. Kami berbaring bersebelahan. Dia menatapku,dan aku menatapnya. Akhirnya,kami berciuman dengan lembut. Semakin lama,Mbak Endang melumat bibirku semakin liar. TErkadang dihisap kecilnya lidahku. Sambil berciuman,kusingkap kaos yang dipakainya,dan kuremas payudara montoknya. Dia masih mengenakan Bra.

Perlahan kulepas pengait bra nya dr blkng,dan terlepaslah… Gunung besar itu akhirnya bernafas dengan lega. Masih mengenakan kaos tanpa bra,kuremas2 payudara Mbak Endang. Lalu kubaringkan dia terlentang,dan kulepas kaosnya. Sungguh indah payudara itu….. Besar,putih,kenyal,dgn puting coklat muda. Langsung saja kuhisap puting yang menggoda itu. kumainkan dengan lidahku hingga Mbak Endang mendesah pelan. Bbrp menit aku netek,akhirnya kuhentikan proses minum susu gantung itu. Kubiarkan Mbak Endang melepas celana berikut CD nya. Sedang aku sendiri jg melepas semua pakaianku,dan kulempar sembarangan. Kami berdua sudah telanjang bulat. Kembali aku menciumi payudara Mbak Endang,dan sesekali kuhisap putingnya. Jilatan lidahku semakin lama merambat kebawah.

Kujilati daerah pangkal paha Mbak Endang yang bersih itu. Lalu,kuhentikan jilatanku tepat di bibir vaginanya. Hmmm….wangi sekali…. Memang bau vagina Mbak Endang ini harum,tidak spt kebnykn vagina lainnya. Mngkn karena perawatan yg dilakukan Mbak Endang yg sangat rutin itu. Bulu jembinya dicukur gundul,hingga tampak jelaslah indahnya vagina Mbak Endang. Kubuka bibir vaginanya dgn jariku,dan kumasukkan lidahku perlahan2 kedalamnya. Mbak Endang terdengar mendesah,kala lidahku memasuki lubangnya. Lalu,kumainkan klitoris Mbak Endang dengan lidah,kujilat2 kecil dan itu membuat Mbak Endang menggelinjang kegelian. “Ugghh…..mazz…..ahh….”,desahnya tiap kali kusentuh klitorisnya dengan lidahku.

Aku cukup lama menikmati vagina Mbak Endang,karena memang vaginanya itu istimewa buatku. Bbrp menit kemudian,kusudahi adegan jilmek tsb. Krn vagina Mbak Endang sudah basah kuyub. Mbak Endang msh dlm posisi terlentang. Segera setengah kududuki dadanya,dan kujepitkan penisku yang sudah tegang di tengah2 belahan payudara Mbak Endang yg montok. Mbak Endang segera menjepit penisku,dan aku bergerak maju mundur perlahan. Tak lama,kusodorkan penisku ke wajah Mbak Endang,tepatnya ke arah mulutnya. Mbak Endang langsung saja menghisap kepala penisku. LAlu,dikulumnya penisku hingga batang penisku hampir masuk ke dalam mulut Mbak Endang semua. Setelah itu,kembali kujepitkan penisku itu,dan aku gerakkan maju-mundur.

Setelah bbrp menit,Mbak Endang memintaku terlentang. Aku nurut saja. Dan kemudian,Mbak Endang kembali menghisap penisku dengan liar. Tidak cukup lama Mbak Endang menikmati penisku,dia langsung menindih tubuhku. Dipegangnya penisku dan diarahkan menuju bibir vaginanya. Digesek-gesekkan sebentar lalu dimasukkannya kepala penisku. Mbak Endang mendesah kala penisku mulai memasuki vaginanya secara perlahan. Ditekannya kebawah hingga penisku terbenam seluruhnya didalam vagina Mbak Endang yang hangat dan lembut itu. Setelah itu baru Mbak Endang bergoyang naik-turun layaknya menunggang kuda. Semakin lama semakin cepat goyangan mbak Endang,kadang dia jg menggerakkan pinggulnya memutar. Mbak Endang tampak menikmati sekali.

Baru sekali ini dia melakukan anal,tp sudah bs menikmatinya. Setelah bbrp lama,kucabut penisku. LAlu kubaringkan dia dalam posisi menyamping membelakangiku. Kuangkat kaki kirinya keatas,dan kembali kumasukkan penisku kedalam lubang pantatnya. “Mppphh…mpphh…….uhhhh……”,desahnya manja. Mbak Endang tampak masih mengeksplorasi klitorisnya dengan jari. Bbrp menit kemudian… “Mass….aku…keluar…..massss……aggghhh….. ..”,erangnya lagi. Segera kumasukkan penisku kedalam vaginanya,agar dapat merasakan hangatnya cairan Mbak Endang melumuri seluruh batang penisku. Matanya terpejam,dan dia mengerang panjang dan keras. Tanda dia mencapai orgasme keduanya. Setelah dia orgasme,kembali kami berdoggy-ria.

Kubenamkan penisku kedalam vaginanya. Kusudahi anal kali ini. Kudorong maju-mundur penisku didalam vaginanya dengan cepat. Blm sampai satu menit,Mbak Endang ingin mengulum penisku katanya. “Mas…sini aku emut dulu….”,katanya. Segera kucabut penisku,dan kusodorkan kemulutnya. Dia kembali mengulum penisku. Tak cukup lama memang. Lalu,kembali kali ini kutidurkan terlentang. MOt lagi. Krn Mbak Endang memang tidak terlalu suka gaya aneh2. MOT lah jadi pilihan akhir. Kubuka kedua kakinya,dan kumasukkan penisku kedalam vaginanya yang tampak kemerah-merahan dan basah. Segera kugerakkan dengan cepat,agar lahar panasku cepat keluar. “Dikeluarin dimana,Mbak…?”tanyaku.

“Didalem aja,mass…..cepetan…”,jawabnya. Gilaa…..nie binor suka banget dimuncratin sperma vaginanya…!!! Akhirnya kugerakkan cepat hingga ototku seakan mengejang. Dan…. CROOTT…CROOTTT…CRROOOTTT….cRROTTT…!!!! Spermaku memenuhi rongga vagina Mbak Endang. Lalu,kucabut,dan kusodorkan kemulutnya. Mbak Endang segera menjilatinya. Dan menghisap kepala penisku. Memastikan tak ada sisa lelehan sperma yg keluar dr lubang kecil diujung kepala penisku itu. Nikmat sekali………!!!! Kulihat setelahnya,spermaku sebagian meleleh keluar dari vagina Mbak Endang. Lalu,akupun terkulai lemas disebelahnya. Kupeluk Mbak Endang, dan dia menyandarkan kepalanya diatas dadaku. Spt layaknya suami istri… Padahal suaminya sedang pergi dinas… Akulah penggantinya… “Keluarnya banyak banget tadi…”,katanya.

Baca Juga :  Cerita Sex Dewasa Ayam Kampus

“Hehehehe….Ohh..ya,gmn tadi analnya ?”,tanyaku. “Agak sakit sih..tapi enak koq…”,jawabnya kalem. “Baru pertama kali ?” tanyaku. “Nggak jg. Suamiku juga kadang2 suka gitu. Cuma ga lama.”,katanya. “ohh…. nanti plg sore ya. Jam 5 kan sesuai rencana ?”,tanyaku. “He’em…mas.”,jawbnya. Setelah itu,kami istirahat sebentar,dan saat terjaga kami kembali mengulangi adegan mesum itu. Dosa memang meniduri istri orang. Tapi ini kan si istri yang minta,jadi ya lain cerita. yang penting nikmat aja. Mana Mbak Endang cantik lg. Sapa jg ga mau. Setelah 3 kali ML,kamipun pulang menuju rumah pada pukul 5 sore. Entah kpn lagi aku akan dapat kesempatan menikmati tubuh Mbak Endang,binor sebelah rumahku. Tamat

Incoming search terms:

cerita jilmek, Cerita sex jilmek, cerita sex bawah umur, warungsek, ceritseks, jilmek di hotel, cerita sex netek sama ibu, cerita sex di warung desa, cerita mesum di warung desa, video meme basah, cerita sek pagi, warungseks, cerita sez smp 2in1, ceritahotdgnbibi, cerita ngentot istri orang di warung, sekliar, cerita netek ibu mertua com, cerita jilmekk, sek liar, cerita sek ngentot wanita warungtua, cerita sex mertua sakit, cerita sex satu ranjang sama mertua, crta jilmek, cerita sex warung pagi hari, www ceritajilmek com, crita jilmek, Ceritaseklagitidur, Ceritasexdanbf, Ceritasekdiwarung, cerita sex istri orang penjaga warung, cerita anal seks 2in1, Cerita gentot mertua ke ena an, cerita istri ml di warung, cerita jilmek di hotel, cerita netek mamak mertua, cerita ngentot perawat ibu angkat, cerita ngewe istri orang penjaga warung, Cerita sek istri orang, cerita bokep netek Ibu mertua, cerita seks mak dengan menantuku

Itil Support